Rencana Pemerintah Fokus SDM 2020, Begini Saran Kadin


Foto: voanews.com
Rencana pemerintah di tahun 2020 yang ingin meningkatkan kualitas SDM dalam negeri mendapat dukungan yang kuat dari Kadin. Seperti diketahui, program peningkatan SDM ini merupakan kelanjutan dari pembangunan pemerintah di periode kedua setelah di periode pertama pembangunan difokuskan pada infrastruktur.
Pemerintah merencanakan berbagai program untuk mendukung rencana peningkatan SDM di 2020. Termasuk kebijakan yang ramai diperbincangkan media belakangan ini, memberikan insentif bagi pengangguran. Program ini menjadi bagian upaya peningkatan SDM. Kamu setuju dengan kebijakan pemerintah tersebut?

Pengembangan SDM Sesuai Supply and Demand

Wakil Ketua Kadin Bidang Industri, Johnny Darmawan menyebutkan, kebijakan yang direncanakan pemerintah ini seharusnya diupayakan agar sesuai antara supply and demand.
Artinya, sumber daya manusia yang akan disiapkan pemerintah tersebut harus sesuai dengan kebutuhan industri di lapangan agar hasilnya lebih efektif dan bermanfaat.
seperti diketahui, anggaran sebesar Rp 10 triliun rencananya akan digelontorkan oleh pemerintah untuk rencana program Kartu Pra Kerja yang ditargetkan mampu menyerap 2 juta peserta. Anggaran yang tak sedikit ini tentu harus diefektifkan penyalurannya sehingga tepat sasaran.
Oleh karena itu, salah satu saran dari organisasi pengusaha ini agar pemerintah menyesuaikan antara pasokan SDM yang akan dikembangkan dengan kebutuhan yang ada di dunia industri.
Hal yang sering terjadi adalah apa yang menjadi kehendak pemerintah tidak sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Akibatnya program menjadi tidak efisien dan masyarakat sendiri yang mendapatkan program kurang merasakan manfaatnya.
Kadin menyarankan pemerintah dalam mewujudkan program-programnya tersebut perlu dilakukan dengan menggandeng pihak swasta dan pelaku industri. Tujuannya agar rencana program pemerintah ini dapat tepat sasaran. Sesuai antara supply and demand yang direncanakan.
Para pelaku usaha secara umum sangat mendukung rencana pemerintah meningkatkan kualitas SDM lokal. Kualitas SDM akan sangat menentukan bagaimana masa depan Indonesia di masa akan datang. Produktivitas Indonesia dapat diukur dari ketersediaan SDM dalam negeri yang unggul dan memiliki daya saing di level internasional.
Sebuah pekerjaan rumah pemerintah yang juga perlu kamu pikirkan, bagaimana agar SDM para pengusaha dan pekerja di tingkat lokal ini bisa memiliki daya saing. Apalagi di era industri 4.0 saat ini.
Tak ada pilihan lain selain meningkatkan kompetensi. Kamu juga bisa merencanakan ini secara pribadi untuk dirimu, tanpa harus menunggu program pemerintah, bukan?

Fakta Kondisi SDM Indonesia

Mengapa Kadin Indonesia mendorong sepenuhnya kebijakan pemerintah meningkatkan kualitas SDM dalam negeri? Fakta di lapangan memang cukup memprihatinkan.
Tercatat 5,01% atau sekitar 6,82 juta penduduk Indonesia yang masuk dalam usia angkatan kerja masih berstatus pengangguran. Salah satu penyebab angka ini cukup tinggi adalah masih rendahnya daya saing SDM kita sendiri.
Selain itu, perlu diketahui jika sebanyak 58,26% pekerja yang ada di Indonesia ini merupakan mereka yang lulus SMP. Dari sini bisa dilihat bagaimana kompetensi daya saing para pekerja lokal kita, bukan?
Angka yang juga perlu kamu perhatikan adalah sebanyak 63% lulusan pendidikan formal yang ada di Indonesia, tidak sesuai dengan kebutuhan dunia usaha yang ada di lapangan. Jadi kalau sampai sekarang kamu sulit mencari kerja sudah tahu kan penyebabnya?
Kondisi SDM Indonesia harus sama-sama jadi perhatian baik oleh pemerintah, organisasi pengusaha maupun kalangan industri sendiri. Di tengah semakin banyaknya tenaga asing yang masuk ke Indonesia, pemerintah juga harus punya kebijakan pengembangan SDM lokal sembari membuat aturan yang jelas terhadap TKA.
Kadin mendukung kebijakan pemerintah soal pengembangan SDM di 2020. Pengembangan SDM unggul di dalam negeri akan sangat mendorong produktivitas Indonesia di masa akan datang.