Haruskah The Professor Bertahan Di Arsenal?

Mungkin Bung sudah bosan mendengar kabar simpang siur Arsene Wenger yang katanya mau didepak dari Arsenal namun tak kunjung juga dilakukan oleh administrasi The Gunners. Padahal beberapa prestasi yang ditorehkan Wenger tidak begitu membanggakan, hanya trofi-trofi kecil saja yang bisa dikumpulkan oleh instruktur berkebangsaan Perancis ini. Pemberitaan kabar pemecatan dirinya juga bukan terjadi kali ini saja, namun sudah terjadi beberapa tahun belakangan.


Torehan bagus Arsenal hanya terjadi di tahun 2004, ketika mereka menjadi jawara Liga Inggris. Setelah itu, tim asuhan Wenger hanya bisa menduduki peringkat 4 di beberapa pagelaran liga terbaik sejagad Eropa tersebut. Tak pelak, jargon “May The Fourth Be With You” muncul untuk meledek Arsenal yang merupakan plesetan dari jargon film Sci-Fi ternama, Star Wars.


Pendukung pun banyak yang kecewa atas kepemimpinan Arsene Wenger sehingga mereka melaksanakan long march sebagai bentuk kekecewaan dan harapan Wenger untuk keluar. Wenger telah berada di Arsenal semenjak tahun 1996, yang mana ia menjadi instruktur terlama yang mendampingi tim di Liga Inggris sesudah Sir Alex Ferguson, dalam masa baktinya Wenger telah menyumbangkan 17 tropi kepada Arsenal, 3 diantaranya ialah trofi Liga


Gagal Memberikan Prestasi Nyata Selama 13 Tahun


Mungkin Bung sudah bosan mendengar kabar simpang siur Arsene Wenger yang katanya mau didep Haruskah The Professor Bertahan Di Arsenal?

Sumber : Talksport.uk


Setelah mendobrak Liga Inggris dengan menjadi juara tanpa terkalahkan dalam satu musim, menciptakan nama Arsene Wenger menjadi naik ke permukaan. Keharuman namanya kala menukangi Thiery Henry, Robert Pires, Patrick Viera, Dennis Bergkamp dan Ashley Cole, mengakibatkan ia memperoleh gelar “The Professor”. Setelah masa tersebut, nama Arsenal kian meredup, tak ada regenerasi terbaik menciptakan nama Arsenal kian terbenam.


Selama 13 tahun Arsenal tidak pernah merasakan lagi manisnya trofi Liga Inggris, hanya puas menjuarai Piala FA. Tentu bukan menjadi torehan terbaik untuk tim besar. Namun, nama Arsene Wenger tetap tak tergeserkan. Padahal jika menengok ke tim-tim besar lainnya saja nama-nama ibarat Roy Hodgson, Brendan Rodgers, Louis Van Gaal dan Jose Mourinho, semuanya terdepak kala tidak bisa menawarkan gelar.


Tidak Dapat Mengolah Talenta Terbaik Yang Dimiliki


Mungkin Bung sudah bosan mendengar kabar simpang siur Arsene Wenger yang katanya mau didep Haruskah The Professor Bertahan Di Arsenal?

Sumber : Standart.co.uk


Arsenal selalu mempunyai bakat terbaik setiap musim, namun tidak sanggup dikelola dengan matang oleh Wenger. Padahal ada beberapa nama yang mempunyai skill mumpuni dan daya juang tinggi. Seperti nama Cesc Fabregas contohnya yang pernah berjuang bersama tim muda Arsenal sekaligus seniornya. Memang ia mempunyai banyak tugas ketika di Arsenal. Namun pada masa emasnya, Arsenal justru melepasnya begitu saja ke tim Barcelona.


Selain itu pada kurun 2000-an Arsenal pernah menolak Zlatan Ibhrahimovic. Dulu Arsenal memang mempunyai scout talent handal yang kerjanya memantau beberapa nama pemain yang bersinar. Salah satu yang dibidik ialah Zlatan, karena ditawari trial terlebih dahulu justru menciptakan Zlatan tidak tertarik. Tak sanggup mengakomodasi beberapa bakat terbaik yang dimiliki menciptakan Arsene Wenger kerap tidak sanggup menjaga kedalaman skuadnya.


Wenger Jago Menghemat Keuangan


Mungkin Bung sudah bosan mendengar kabar simpang siur Arsene Wenger yang katanya mau didep Haruskah The Professor Bertahan Di Arsenal?

Sumber : Telegraph.co.uk


Memang ini menjadi salah satu keahlian Wenger sehingga ia sanggup disenangi administrasi alasannya ialah bisa menghemat keuangan klub. Cara menghemat yang dilakukan Arsene Wenger ialah dengan menjual dan membelanjakan pemain yang berimbas kepada skuadnya sendiri.


Di jendela transfer animo hambar saja Arsenal telah melepas Theo Walcott ke Everton dan Alex Oxlade Chamberlain ke Liverpool, serta kabar terhangat ialah melego bintang Chili, Alexis Sanchez, menuju Manchester United dengan opsi dituker Mkhitaryan. Itu merupakan hal sulit, tidak hanya bagi Arsenal tapi bagi Mikhitaryan yang mesti berkostum Arsenal. Sedangkan Alexis gembira dengan jersey nomor 7-nya di Setan Merah, iya merayakannya dengan  selfie.


Hal ini sudah dilakukan oleh Wenger semenjak dulu ibarat membeli Nicolas Anelka dari PSG pada tahun 1997 sebesar 500 ribu Poundsterling dan menjualnya 23,5 juta poundsterling beberapa tahun kemudian ke Real Madrid. Padahal Anelka digadang-gadang menjadi pemain emas di Arsenal. Hemat pangkal kaya nampaknya menjadi motivasi bagi Wenger untuk selalu menghemat.


Kandidat Pengganti The Professor


Mungkin Bung sudah bosan mendengar kabar simpang siur Arsene Wenger yang katanya mau didep Haruskah The Professor Bertahan Di Arsenal?

Sumber : Standart.uk


Kandidat instruktur pengganti secara otomatis dimunculkan untuk menggantikan Arsene Wenger yang kerap gagal membawa pulang piala Liga Inggris. Terlebih lagi fans juga sudah mendesak semoga administrasi cepat-cepat mendepak Wenger yang sudah terlalu usang menjabat sebagai pelatih. Beberapa nama yang muncul ialah Carlo Ancelotti,  Joachim Low, Patrick Vierra hingga Mikel Arteta.


Mikel Arteta yang pernah menjadi kapten Arsenal kini sedang menimba ilmu di Manchester City sebagai ajun dari Pep Guardiola. Bisa saja ada kesempatan bagi pemain yang pensiun di tahun 2016 ini untuk mengambarkan tajinya sebagai instruktur selain beberapa nama yang menjadi kandidat.


Mendapatkan Jaminan Aman Dari Pemilik Saham


Mungkin Bung sudah bosan mendengar kabar simpang siur Arsene Wenger yang katanya mau didep Haruskah The Professor Bertahan Di Arsenal?

Sumber : Standart.co.uk


Alasan Arsene Wenger tidak segera didepak mungkin saja alasannya ialah dirinya disenangi oleh sang pemiliki Arsenal itu benar apa adanya. Padahal tidak pernah membawa pulang trofi bergengsi, namun kinerja yang ditunjukan Wenger justru disenangi oleh Stan Kroenke, yakni sang pemegang saham lebih banyak didominasi dari Arsenal. Bahkan bagi Kroenke Arsenal selalu masuk dalam empat besar selama 20 animo ialah prestasi.  Tidak ada klub Liga Inggris lain yang berprestasi ibarat The Gunners, tambah Kroenke.


Menikah Harus Disegerakan. Meskipun Honor 3 Jutaan? Kok Bisa

Sudah menjadi diam-diam umum kalau menikah butuh biaya yang tak sedikit kan Bung? Banyak yang mematok kapan mereka harus menikah dengan memperhitungkan pengeluaran dan waktu untuk mengumpulkan biaya tersebut. Sebelum lebih jauh membicarakan kehidupan sesudah pernikahan. Menjelang ijab kabul pun masih banyak yang kebingungan dan kelimpungan mencari cara untuk bisa menabung sambil diselimuti kebutuhan dan keinginan. Terlebih lagi bila bekerja sebagai karyawan yang gajinya sebatas lewat di jemari.


Bagi laki-laki, mungkin Bung juga melihat mahar ijab kabul bermetamorfosis kolam momok angker yang menghalangi untuk melangkah. Takut tak dihargai dalam arti tidak disetujui, yaitu kenyataan pahit yang harus dihadapi sebelum janur kuning berdiri. Tapi menikah cepat meski honor 3 juta bukan lagi sebuah mimpi, apabila Bung bisa melaksanakan beberapa tips ini.


Dalam Pernikahan Harus Sama-sama Berjuang, Bung Ajak Calon Pasangan Untuk Segera Membuat Tabungan


Sudah menjadi diam-diam umum kalau menikah butuh biaya yang tak sedikit kan Bung Menikah Harus Disegerakan. Meskipun Gaji 3 Jutaan? Kok Bisa


Membuat tabungan ijab kabul bahwasanya klasik dan juga klise. Banyak yang menciptakan dengan gembar-gembor kesepakatan tapi sulit untuk menjalani. Karena menabung bukan soal kesepakatan tapi cara me-manage diri dan juga komitmen rutin yang mau tidak mau harus dijalani Bung. Jadikanlah menabung ini menjadi sebuah kewajiban tanpa rasa toleransi.


Cara ini memang jitu asal dijalani dari hati. Ajaklah si nona untuk menciptakan tabungan pernikahan. Supaya Bung tak terasa terbebani seakan-akan berjuang sendiri. Taruhlah tabungan tersebut di rumah dan jangan disentuh sama sekali biar tidak terkuras untuk belanja. Lebih bagusnya lagi kalau Bung memasukannya ke dalam deposito pada jangka waktu tertentu.


Bung Harus Bisa Menyisihkan Sebagian Uang Pemasukan Tanpa Peduli Seberapa Besar Kebutuhan Dan Keinginan


Sudah menjadi diam-diam umum kalau menikah butuh biaya yang tak sedikit kan Bung Menikah Harus Disegerakan. Meskipun Gaji 3 Jutaan? Kok Bisa


Menyisihkan sebagian honor satu dari sekian langkah sempurna yang sanggup dilakukan. Pemasukan cuma 3 jutaan sanggup menikah bukan isapan jempol belaka. Dalam waktu 3-4 tahun saja sudah sanggup mengumpulkan banyak uang tanpa harus mengorek-ngorek uang kebutuhan. Bung harus mengajak pasangan untuk melaksanakan cara ini. Supaya Bung dan si nona saling termotivasi !


Dengan menyisihkan 15 hingga 30% dari honor Bung dan calon pasangan. Dalam waktu dua tahun Bung bisa mendapat uang pada kisaran 43 juta. Makara kalau Bung melakukannya dalam waktu 3 hingga 4 tahun rasanya sangat memungkinkan untuk menikah di gedung. Tak perlu repot-repot melaksanakan resepsi di rumah yang menyibukkan keluarga. Gimana Bung?


Urusan Perut Di Kantor Bisa Bung Kondisikan Dan Soal Kencan Coba Ajak Si Nona Pindah Haluan


Sudah menjadi diam-diam umum kalau menikah butuh biaya yang tak sedikit kan Bung Menikah Harus Disegerakan. Meskipun Gaji 3 Jutaan? Kok Bisa


Jangan terlalu banyak pengeluaran untuk hal-hal yang tidak terlalu penting Bung. Kalau bisa disiasati dengan hal lain, lebih baik Bung melakukannya. Karena hal tersebut sanggup membantu Bung dalam me-manage keuangan. Sehingga impian untuk mengambil tabungan buat menambal kehidupan tak akan terjadi. Seperti membawa bekal makan saat bekerja atau mengurangi malam ahad di kafe atau mall.


Bukannya ingin mengurangi kesenangan, masakan di kantin kantor memang banyak yang menarik hati selera. Apa lagi saat aromanya yang melewati hidung. Namun, alangkah baiknya Bung membawa bekal masakan dari rumah alasannya yaitu lebih hemat. Ketika malam ahad menjelang, pacaran tak harus di luar. Cobalah sekali-sekali melakukannya di rumah, sekedar mengobrol atau movie marathon niscaya tak jauh beda dengan berkencan di luar.


Menikahlah Sesuai Kemampuan Jangan Praktis Termakan Gengsi. Kalau Bung Emosi, Nanti Bisa Keki


Sudah menjadi diam-diam umum kalau menikah butuh biaya yang tak sedikit kan Bung Menikah Harus Disegerakan. Meskipun Gaji 3 Jutaan? Kok Bisa


Kalau kepalang gengsi, memang susah Bung. Ingin menikah dengan kemauan ini dan itu tak terealisasi kalau budget ijab kabul standar saja. Lebih baik Bung realistis dengan menikahi calon pasangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Alhasil, jalan inilah yang paling benar nantinya.


Gengsi ingin menikah gedung berkelas lengkap dengan home band, dengan katering standar hotel bintang lima. Mungkin ada dibayangan Bung ataupun si nona.  Tapi hal ibarat itu harus dikesampingkan. Karena ijab kabul yaitu hal yang sakral Bung, bukan ajang gengsi.


Carilah Jalan Pintas Yang Pas Apabila Tabungan Terasa Kurang


Sudah menjadi diam-diam umum kalau menikah butuh biaya yang tak sedikit kan Bung Menikah Harus Disegerakan. Meskipun Gaji 3 Jutaan? Kok Bisa


Kalau Bung merasa dengan sistem nabung ibarat itu sanggup memenuhi ijab kabul tapi tidak dengan bulan madunya, Bung sanggup mencari kerjaan sampingan. Uang dari hasil kerja sampingan itu nantinya sanggup digunakan untuk menyuplai ijab kabul atau buat berangkat bulan madu. Pernikahan dan bulan madu yaitu dua hal yang sulit dipisahkan. Terlepas dari budaya atau keharusan, tapi bulan madu memang worth it untuk dijalankan.


Kalau hasil tabungan rasanya masih kurang, ya kerja sampingan yaitu jawaban. Dengan bekerja ibarat buka warung atau jualan barang dengan sistem online, niscaya sanggup menambah pemasukan. Alhasil Bung tak perlu mengikut campurkan orang renta untuk berkontribusi dalam pernikahan. Sebab doa restu dan keikhlasan orangtua saja sudah menjadi kado terindah kan Bung?


 


Berakhir Pekan Dengan Kopi Tradisional

Pergi menikmati jamuan kopi, nampaknya jadi sesuatu yang sulit kita hindari. Apa lagi bila Bung memang salah satu penggila kopi yang terbilang expert. Menjadi cuilan dari diri, beberapa sobat mengaku lebih menentukan tak makan nasi asal minum kopi.


Minuman hitam dengan rasa yang cenderung pahit ini memang kolam candu, bahkan sering menciptakan rindu. Beberapa tahun terakhir kopi memang banyak digilai, tak perlu kami sebutkan satu per satu, Bung yang pecinta kopi tentu lebih paham.


Lupakan dulu kopi-kopi kekinian yang digandrungi para milenial, kali ini kami ingin mengajak Bung menikmati romansa kopi tradisional. Dan salah satu tempat kopi yang patut dilirik, ada di pinggiran barat Jakarta. Terpaku pada sentra kota, barangkali Bung juga belum tahu bila cuilan barat Jakarta punya beberapa tempat yang sanggup menemani diri menghabiskan tamat pekan. Dan salah satunya yaitu Kong Djie Kopi di Citra Garden City 6, Jakarta Barat.


Tapi kenapa harus Kong Djie Kopi Citra 6?


Jauh dari Hiruk Pikuk Kota, Bung Bisa Lebih Menikmati Rasanya


 nampaknya jadi sesuatu yang sulit kita hindari Berakhir Pekan dengan Kopi Tradisional


Lupakan dulu deretan kedai dan kafe yang menyediakan kopi dengan banyak sekali macam rasa di tengah-tengah kota. Kali ini kami memang ingin mengajak Bung menikmati kopi dengan suasana berbeda.


Terletak di deretan ruko di dalam perumahan Citra Garden City 6, hanya butuh 10-15 menit dari Cengkareng. Terletak sedikit nyempil, Bung yang pernah ke Belitung tentu sudah khatam dengan yang namanya Kong Djie.


Disebut-sebut sebagai Starbucknya Belitung, Kong Djie Kopi jadi salah satu tempat yang masih mempertahankan keotentikan cita rasa dan suasana ngopi semenjak tahun 1943. Siang itu sehabis hujan mengguyur pada pagi harinya, saya masuk dan pribadi disapa dengan suasana menyenangkan.


Meski dengan Harga yang Terbilang Cukup Murah, Bung Tak Perlu Ragu Soal Rasa


 nampaknya jadi sesuatu yang sulit kita hindari Berakhir Pekan dengan Kopi Tradisional


Di dalam komplek? Pasti Mahal!


Jadi ekspektasi pertama saya dikala memutuskan untuk membuka pintu tempat ini. Namun sehabis mencoba berkenalan dan ngobrol-ngobrol sebentar dengan sang pemilik, saya  merasa bersalah. Sebab ternyata harganya terbilang cukup murah.


Untuk jenis kopi hitam biasa Kong Djie hanya mematok harga 12 ribu rupiah, kopi susu 15 ribu dan beberapa varian lain yang dekat denga saku.


Dari beberapa tempat ngopi yang pernah saya datangi, ini jadi kedai kopi pertama yang terasa cukup murah. Lalu bagaimana soal rasa? Tentu akan sulit untuk dijelaskan. Karena Bung sendiri tentu paham, pengecap dan evaluasi setiap orang tentu tak sama.


Satu hal yang sanggup saya tangkap dari rasa kopi di sini yaitu cita rasa khasnya yang cukup berbeda, lengkap dengan cara penyajian yang juga kolam tempat asalnya. Dibuat dari adonan biji kopi Arabica dan Robusta, jadi perpaduan yang pas untuk rasanya. Ada pahit dengan elok yang menyeimbangkan rasa. Bahkan untuk Bung yang mungkin jadi pemula, kopi-kopi di sini sanggup jadi solusinya.


Dan Tak Perlu Jauh-jauh Ke Belitung, Sebab di Seputar Jakarta Sudah Ada Beberapa Cabangnya


 nampaknya jadi sesuatu yang sulit kita hindari Berakhir Pekan dengan Kopi Tradisional


“Nggak usah jauh-jauh ke Belitunglah sekarang, tinggal tiba kesini saja. Kopi dan beberapa makanannya juga tiba pribadi dari sana,” ujar Pak Wandi disela-sela obrolan. Sekedar informasi, Pak Wandi yaitu pemilik kedai yang saya kunjungi ini. Beliau menuturkan, bila kedainya yang ada di seputaran Jakarta memang telah menjadi waralaba, termasuk yang sedang saya datangi.


“Kalau yang udah pernah ke Belitung, niscaya sudah tahu Kong Djie. Kaprikornus nggak perlu dijelasin kalau udah tahu rasa niscaya ia berusaha untuk cari.” katanya menambahkan.


Siang itu, saya memang hanya mencoba kopi susu dan Mie Atep Belitung yang konon juga menjadi masakan khas dari sana. Untuk kopi saya sengaja menentukan kopi susu. Karena dari beberapa review, sajian ini yang menerima rating tinggi. Dan benar memang, rasa elok dan pahit yang tersaji jadi perpaduan baik untuk dinikmati.


Ciri Khas yang Masih Terbilang Tradisional Kaprikornus Pengalaman Lain yang Bisa Bung Dapatkan


 nampaknya jadi sesuatu yang sulit kita hindari Berakhir Pekan dengan Kopi Tradisional


Untuk Bung yang berniat tiba kesini, di cuilan depan kedai Bung akan disambut dengan jajaran termos almunium putih banyak sekali ukuran yang juga jadi landmark Kopi Kong Djie.


Dan di tempat asalnya, pada salah satu wawancara, Ishak anak kedua dari marga Ho pendiri kedai Kopi Kong Djie pernah berkata, bila dulu ceret-ceret tersebut tadinya terbuat dari baja, yang juga jadi ciri khas tempat kopi zaman dulu.


Bahkan untuk air panasnya, mereka mengaku masih memakai tungku arang namun tetap dibantu dengan tenaga gas, semoga aroma dan rasanya tetap keluar. Dan diam-diam lain dari cara pembuatan kopi Kong Djie yaitu air yang benar-benar mendidih.


Kesan Tradisional Memang Dekat dengan Para Orang tua, Tapi di Kong Djie Siapa Saja Bisa Minum Kopi dengan Suka-suka


 nampaknya jadi sesuatu yang sulit kita hindari Berakhir Pekan dengan Kopi Tradisional


Dari nama kedainya, Bung mungkin akan berpikir bila secara umum dikuasai peminum kopi yang tiba kesini yaitu para orang renta yang mungkin sudah lanjut usia. Saya pun tadinya berpikir sama.


Namun dikala masuk kedalam, ternyata pikiran saya salah. Seakan menguatkan pemikiran saya yang salah, Pak Wandi yang dengan suka hati menjawab semua pertanyaan saya berujar, “Di sini nggak cuma orang renta sih, kalau pagi mungkin iya. Itu mereka yang habis olahraga singgah, agak siangan sedikit ada beberapa orang yang bahkan ibu-ibu. Pada nungguin anaknya pulang sekolah, ke malam sekitar diatas jam tujuan mungkin bapak-bapak atau anak muda juga yang seusia 23 hingga 26 tahun lah,”


Sependapat dengan sang empunya kedai, balasannya saya pun oke bila Kong Djie jadi salah satu tempat yang tak terbatas untuk siapa saja. Bahkan mereka yang sudah memang tahu rasanya, konon sanggup tiba 1 hingga 3 kali dalam sehari.


“Bayangin aja nih, kita ada beberapa orang pelanggan yang sanggup dalam sehari tiba tiga kali. Udah kaya candu gitu. Dan itu bukan cuma pria saja, wanita juga ada. Kaprikornus bila satu kali aja dia ngerasa ada yang tak ibarat biasa, dia bakalan buru-buru protes. Ada yang kurang nih,” ungkap Pak Wandi.


Terlepas dari saya yang memang sedang ingin tahu seputar kedai kopi miliknya, saya rasa tempat dan pemiliknya memang jadi kombinasi yang pas untuk menikmati tamat pekan yang istimewa. Mereka dekat dengan pelanggan, pun sangat terbuka untuk mendengarkan beberapa komentar.


Bahkan salah satu pelanggan setianya, yang mengaku sudah pernah menikmati kopi di banyak sekali tempat di Indonesia mengakui bila rasa dari Kong Djie memang beda.


“Bukan berarti kopi di tempat atau kedai lain nggak enak, tapi feedback dari beberapa customer Kong Djie memang punya nilai dan nyawa sendiri. Tapi kami percaya sih, kalau setiap tempat di Indonesia memang punya kopi-kopi yang luar biasa.” ujar dia menutup obrolan.


 


Pergilah Bertualang, Jangan Pulang Sebelum Adrenalin Tertantang

Laki-laki memang mempunyai hobi yang berbeda-beda. Tapi terjun ke alam bebas, berkontemplasi sambil menikmati secawan kopi, rasanya sudah menjadi pelarian bagi setiap laki-laki. Traveling kerap menjadi pilihan yang dilakukan untuk merehatkan pikiran Bung. Terlebih lagi, udara di kota yang penuh polusi dan rutinitas setiap pekannya menambah tingkat stres. Sedangkan alam selalu memperlihatkan kesejukan bagi raga dan pikiran.


Meski begitu, keharusan merogoh kocek dalam untuk berpergian bisa menjadi salah satu alasan mengapa pria kadang enggan berpergian. Jangan terlalu perhitungan Bung! Menurut Roger Dow, seorang presiden dan CEO dari asosiasi travel di Amerika Serikat menyebutkan, banyak manfaat yang didapat dari traveling, menyerupai menghilangkan stres, dan juga sanggup menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke. Menurutnya itulah mengapa traveling penting dilakukan, menyerupai yang ditulis oleh Roger dalam buku bertajuk “Travel Effect: A Call To Lead, a Means to Do So”.


Selain keuntungannya yang kaya, traveling acap dilakukan pria untuk memacu adrenalin. Karena adrenalin sanggup memacu parameter fisik tubuh. Selain itu, memacu adrenalin sanggup memfasilitasi aneka macam keadaan darurat untuk segera bertindak atau cepat tanggap.


Ketika Melayang Di Atas Awan, Terasa Semua Beban Lepas Dan Terlupakan


 berkontemplasi sambil menikmati secawan kopi Pergilah Bertualang, Jangan Pulang Sebelum Adrenalin Tertantang


Siapa yang tidak mau melayang di alam bebas, melihat pemandangan luas tanpa ada batas. Kalau Bung ingin memacu adrenalin, cobalah melaksanakan beberapa model olahraga yang dilakukan dengan cara terjun bebas. Seperti terjun payung atau pun paralayang. Menikmati sensasi pertama kali melayang dengan bermodalkan parasut di badan.


Melakukan kedua hal tersebut sanggup memperlihatkan sensasi yang berbeda. Bayangkan saja bila jemari kaki tak lagi berpijak, melayang di ketinggian dan leluasa melihat keindahan alam sejauh cakrawala. Pengalaman gres menyerupai itu niscaya juga manis untuk fisik dan juga pikiran, terlebih bagi Bung yang terlalu banyak mengurusi pekerjaan.


Menjelajahi Pegunungan Yang Menjadi Tempat Perenungan


 berkontemplasi sambil menikmati secawan kopi Pergilah Bertualang, Jangan Pulang Sebelum Adrenalin Tertantang


Aktivitas berkemah di gunung atau pun hiking, juga sangat asyik untuk dilakukan. Kegiatan ini sangat melelahkan alasannya yaitu bakal menguras fisik untuk menempuh jarak berjam-jam, di mana langkah kaki tak lagi normal alasannya yaitu jalur setiap pendakian kerap menyiksa paha. Tapi rasa lelah tersebut akan terbayarkan dengan pemandangan indah Bung. Apa lagi dikala matahari pagi mengintip kecil, pikiran pun mulai bersiap untuk kontemplasi diri.


Selain menompa fisik dengan berjalan kaki, otomatis kinerja jantung dan paru-paru akan termaksimalkan. Kegiatan berkemah juga bisa merehatkan pikiran Bung. Terlebih lagi kalau dilakukan bersama kawan, tentu bisa menambah dekat korelasi persahabatan, dimana keluh kesah setiap pekan menjadi materi banyolan.


Mengukur Keseimbangan Dengan Sebuah Tantangan, Panjat Tebing Tak Praktis Untuk Dimainkan


 berkontemplasi sambil menikmati secawan kopi Pergilah Bertualang, Jangan Pulang Sebelum Adrenalin Tertantang


Ingin melatih keseimbangan sekaligus memaksimalkan kinerja otak? Wall climbing menjadi salah satu opsi ketika Bung mempunyai waktu senggang. Olahraga ini memang belum begitu populer, namun bagi Bung yang ingin melatih keseimbangan terutama dalam cengkraman tangan, panjat tebing sangat menarik untuk dilakukan. Tantangannya pun mulai terasa dikala tangan mencari daerah untuk mencengkram. Kalau Bung ingin memacu adrenalin, fisik dan kinerja otak secara bersamaan, panjat tebing yaitu pilihan tepat.


Rasa Takut Perlu Dilawan Asalkan Ada Pelampiasan


 berkontemplasi sambil menikmati secawan kopi Pergilah Bertualang, Jangan Pulang Sebelum Adrenalin Tertantang


Bagi Bung yang mempunyai fobia ketinggian niscaya tidak mau untuk mencoba olahraga yang satu ini. Tapi kalau Bung ingin tau akan sensasinya, coba pikirkan dua kali atau pun konsultasikan dengan ahlinya. Bungee jumping, olahraga yang pertama kali terkenal di Inggris, sangat memacu adrenalin. Karena Bung melompat dari ketinggan dengan kaki terikat oleh alat pengaman.


Biasanya bungee jumping dilakukan di jembatan atau di atas gedung. Dengan perhitungan yang matang kalau hal ini niscaya kondusif untuk dilakukan. Cobalah Bung melawan rasa takut akan ketinggian dengan mencoba sensasi dari bungee jumping. Karena melawan rasa takut lebih baik dari pada hidup dengan ketakutan.


Atau Tentang Derasnya Sungai Yang Tak Terbendung, Meskipun Sudah Bung Tahan Dengan Dayung


 berkontemplasi sambil menikmati secawan kopi Pergilah Bertualang, Jangan Pulang Sebelum Adrenalin Tertantang


Mengarungi derasnya sungai, dengan ganasnya fatwa yang mengarahkan ke arah bebatuan, menciptakan rafting begitu menantang. Derasnya arus memang mengerikan, tapi olahraga yang bermodalkan bahtera karet dan juga dayung ini bisa diselesaikan dengan kolaborasi tim yang matang. Karena setiap orang harus membantu menopang bahtera karet tersebut biar tidak terjungkal ke dalam sungai.


Kerjasama dan koordinasi setiap orang bakal membantu meringankan beban olahraga yang terkenal ekstrim ini. Terlebih lagi derasnya fatwa sungai terkadang tak menentu. Bukannya bermaksud menantang alam, tapi hanya ingin sedikit bersenang-senang. Olahraga yang dilakukan di alam bebas ini, memang terkenal berbahaya alasannya yaitu selain fatwa sungai yang deras, besarnya bebatuan yang menghadang menciptakan rafting terasa menantang.


Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat

Ada beberapa ranah pekerjaan yang eksklusif saklek di mata orangtua pasangan. Pekerjaan tersebut biasanya dilihat dari bebet dan bobotnya Bung. Orangtua biasanya punya pandangan tersendiri soal pekerjaan yang bonafid di mata mereka. Dalam imajinasinya, mereka juga membayangkan kalau anak perempuannya akan hidup makmur apabila membangun mahligai rumah tangga dengan calon yang diminatinya (dari segi pekerjaan).


Hasil riset yang dirilis Smart Asset di Amerika, menempatkan mahir statistik sebagai pekerjaan yang paling diminati generasi milenial sebesar 45%,  pengembang web sebesar 38%, analisa riset pasar dan seorang mahir pemasaran 37%. Hidup sebagai generasi yang digital native alias tidak gagap teknologi menciptakan pekerjaan dibidang tekonologi menjadi sangat digemari. Tetapi apa yang digemari generasi milenial terang berbeda Bung dengan generasi X dan Baby Boomers. Kira-Kira apa saja ya Bung pekerjaan yang diminati oleh orangtua si nona?


Menolong Orang Lain Ketika Sakit Adalah Pekerjaan Mulia. Tak Hanya Di Mata Mereka Tapi Juga Di Mata Mertua


Ada beberapa ranah pekerjaan yang eksklusif saklek di mata orangtua pasangan Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat


Dokter ialah pekerjaan yang masih dipandang tinggi oleh orangtua pasangan. Pekerjaan mulia mengobati orang ini, juga tidak main-main dalam hal pendidikannya yang memang populer merogoh kocek dalam-dalam. Maka tak heran, jikalau jarang ada yang memandang rendah pekerjaan dokter.


Terlebih lagi penghasilan sebagai dokter seorang mahir saja sanggup mencapai 50 juta rupiah. Jelas itu bukan angka yang kecil. Orangtua mana yang tak tergiur melihatnya. Bukan mendiskreditkan orangtua sebagai pihak yang matrealistis ya Bung. Namun rasanya masuk akal apabila orangtua rela menitipkan anaknya kelak kepada Bung yang berprofesi sebagai dokter.


Fisik Yang Kuat Dan Gagah Dapat Menjadi Daya Tarik. Tapi Semangat Juangnya Buat Negara Mungkin Juga Menarik Ya!


Ada beberapa ranah pekerjaan yang eksklusif saklek di mata orangtua pasangan Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat


Profesi Tentara Nasional Indonesia atau tentara ialah garda terdepan Indonesia dalam menghadapi bahaya dari luar. Siapa saja yang ingin memporak-porandakan kedaulatan, niscaya tentara tak tinggal diam. Angkatan bersenjata mempunyai kesan gagah dan kuat. Porsi latihan fisik yang dilakukan memang sengaja untuk menumbuhkan jiwa nasionalis Bung. Fisik seorang tentara pun niscaya berpengaruh dan terjaga.


Di kala orde baru, pekerjaan Tentara Nasional Indonesia tak sanggup dipandang remeh. Para orangtua niscaya mengangkat topi atau hormat pada pekerjaan tentara. Orangtua pun bakal turut gembira apabila Bung mempunyai profesi sebagai tentara dan berpangkat panglima. Karena menjaga kedaulatan negara saja bisa, apa lagi kedaulatan rumah tangga. Bukan begitu Bung?


Kerja Di Lapangan Panas-Panasan Tapi Di Rumah Mertua Disanjung-Sanjung. Bung Mau Seperti Itu?


Ada beberapa ranah pekerjaan yang eksklusif saklek di mata orangtua pasangan Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat


Kerja di lapangan mungkin kurang menyenangkan dibanding kerja di gedung dengan dinginnya AC yang kadang  menciptakan menggigil. Memiliki kesan panas dan berdebu, sudah identik sekali dengan pekerjaan lapangan, salah satunya pertambangan.


Terbakarnya kulit oleh matahari memang menciptakan kondisi tubuh terasa gersang.  Namun kalau berbicara gaji, tampaknya sanggup menciptakan perasaan bahagia Bung. Pekerjaan ini memang beresiko. Tingkat kesulitan pun juga tinggi. Makara tak ayal, fresh graduate yang bekerja di bidang ini saja sudah diganjar honor tinggi. Bisa 2x lipat dari UMR ketika ini. Ketika Bung tiba ke rumah wanita kemudian memperkenalkan diri sebagai orang yang bekerja di pertambangan, rasanya jalan lapang untuk meminang pun telah terpampang di depan mata.


Profesi Ini Mungkin Kurang Memikat, Tapi Kalau Orangtua Si Nona Tahu Bisa Makara Seperti Sahabat Dekat


Ada beberapa ranah pekerjaan yang eksklusif saklek di mata orangtua pasangan Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat


PNS (Pegawai Negeri Sipil) untuk generasi milenial mungkin kurang terlalu memikat, tapi lingkungan kerja dan besarnya pendapatan mengakibatkan profesi ini jadi incaran. Data jumlah pendaftar CPNS tahun ini saja tembus hingga angka 1 juta orang. Semua saling bersaing untuk masuk di beberapa kementerian dan lembaga. Kalau dari kacamata orangtua, pekerjaan ini tentu jadi idaman.


Karena sanggup menjamin kehidupan dengan adanya donasi dan uang pensiunan. Di mata masyarakat, PNS mempunyai prestis yang tinggi. Toh orangtua pasangan niscaya turut bahagia apabila sang anak dinikahi oleh PNS, selain sanggup menjamin kehidupan, juga sanggup meningkatkan kehormatan.


Kalau Berbicara Nasib Memang Sulit Ditebak, Terkadang Profesi Bisa Kalah Dengan Nama Besar Perusahaan


Ada beberapa ranah pekerjaan yang eksklusif saklek di mata orangtua pasangan Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat


Selain prestisnya profesi sebagai PNS, menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga tak kalah mentereng. Terlebih lagi BUMN membawahi semua perusahaan besar di Indonesia ibarat Pertamina, PLN, Pelindo dan perusahaan maskapai, Garuda Indonesia. Usut punya usut, profesi pegawai di BUMN bakal makmur sejahtera nasibnya.


Orangtua biasanya tidak hanya terkesan oleh besar kisaran honor yang didapat Bung. Tapi terkesima juga dengan perusahaan daerah bekerja. Apa pun perusahaannya, kalau Bung bekerja di perusahaan BUMN niscaya tak terlalu rumit untuk menggapai si nona.


Duduk Tanpa Budpekerti Di Gbk

Bukan lantaran prestasi, tapi megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang patut menciptakan bangga. Bersolek dalam rangka menyambut Asian Game 2018, yang akan di gelar di Jakarta dan Palembang, GBK hadir dengan wajah gres bertaraf Internasional.


Diresmikan bertepatan dengan uji coba sabung persahabatan antaran timnas Indonesia dengan timnas Islandia, kemarin Minggu, 14 Januari 2017. Gelora Bung Karno kini bisa menampung 80 ribu penonton dengan akomodasi bangku yang sudah jauh lebih baik.


Namun seusai pertandingan berlangsung, ada hal lain yang justru menciptakan kita masih bingung. Ya, resah wacana perilaku dari mitra suporter lain yang masih saja kampungan. Bagaimana tidak, selama pertandingan berlangsung beberapa orang yang tertangkap kamera mengangkat kaki dengan santainya.


Ulah Tanpa Etika, Janganlah Bung Bawa Kemana-mana, Apa Lagi Untuk Menonton Bola


 tapi megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang patut menciptakan gembira Duduk Tanpa Etika di GBK

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/


Duduk serampangan bukanlah sesuatu yang baru, tapi kalau Bung sedang duduk di warung kopi. Tapi masalahnya, GBK yakni stadion bola, bukan warung kopi langganan yang bisa duduk sembarangan.


Beberapa mitra berujar ini mungkin masih wajar, tak perlu dibesar-besarkan. Tapi Bung perlu menjaga aturan. Wajah gres dari GBK ini haruslah diimbangi dengan insan yang mengisinya, apa tak aib stadionnya sudah glamor tapi kelakuan penontonya masih saja tak berubah?


Kami rasa Bung paham, dari banyaknya foto-foto yang beredar di sosial media dua hari terakhir. Posisi duduk mereka memang cukup memprihatikan. Mulai dari berdiri menginjak tubuh kursi, hingga duduk di ujung sandaran. Tak heran jikalau selepas sabung ahad kemarin, ada beberapa bangku yang alhasil rusak.


Tak Bisa Dibendung, Kalau Bung Masih Saja Ngeyel Siap-siap Dibuat Malu






Benar memang, semakin besar stadion tentu semakin besar pula tanggung jawab pengelolanya. Hal itu pulalah yang mungkin sedang jadi tantangan bagi pihak penanggung jawab GBK. Sebab meski sudah ada larangan di sana-sini yang jadi peringatan, para penonton masih saja tak mengindahkannya.


Dan jikalau masih saja tak jera, ketika ini tim pengelola mempunyai trik jitu yang akan sedikit membantu untuk mengatasinya. Bung perlu tahu, kini GBK sudah dilengkapi akomodasi yang mumpuni, ada sekitar 250 CCTV yang telah terpasang di setiap sisi penjuru stadion. Dengan kamera yang mempunyai resolusi hingga 7K, muka Bung akan dipajang di layar utama sebelum dan ketika jeda pertandingan berlangsung jikalau masih saja bersikap tanpa aturan.


Sebab Sikap Bung Makara Jati Diri Negara, Tak Bosan Dicap Sebagai Suporter Sampah?


 tapi megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang patut menciptakan gembira Duduk Tanpa Etika di GBK

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/


Beberapa tahun lalu, pendukung timnas gencar menyuarakan peningkatan akomodasi stadion. Anehnya ketika fasilitasnya sudah bermetamorfosis menyerupai yang diinginkan, ada suporter yang masih saja bersikap tak semestinya.


Kami tak perlu beberkan satu per satu, peran jelek yang menjadi lantaran akhir dari rusuhnya penonton sepak bola di negara ini. Lalu mau hingga kapan kita tak berubah? Dan tak hanya berlaku pada wajah dari foto-foto yang kini telah tersebar, pertanyaan ini juga ditujukan untuk setiap Bung yang sedang membaca.


Kami rasa duduk hening menonton sabung tidak susah, kalaupun memang ingin berekspresi cukup berdiri. Tak perlu hingga menginjak kursi.


Karena Pemerintah Sudah Berupaya, Saatnya Kita Menjaga


 tapi megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang patut menciptakan gembira Duduk Tanpa Etika di GBK

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/


Pemerintah sudah mengatakan upaya dan perhatiannya, dengan merubah tampilan GBK jauh lebih baik dari sebelumnya. Jika Bung masih belum tahu, biaya dari total keseluruhan pembangunan ini menghabiskan dana 700 miliar rupiah. Nilai yang cukup seimbang dengan akomodasi yang kini bisa Bung rasakan.


Dan tak hanya boleh turut berbangga, harusnya sebagai warna negara yang juga jadi suporter, kita juga wajib untuk menjaga. Dan sejumlah kerusakan yang kini marak beredar dimedia sosial, jadi bukti bahwa tak semua penonton di liga kemarin sudah memahami arti kata menjaga yang sesungguhnya.


Laga Pertama Kemarin Timnas Memang Tak Menang, Tapi Cobalah Makara Penonton yang Tenang


 tapi megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang patut menciptakan gembira Duduk Tanpa Etika di GBK

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/


Mewahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang bukanlah sebuah jaminan untuk timnas menang. Sebab pada sabung pembuka dengan Islandia ahad kemarin, timnas kita kalah telak dengan skor 1-4. Tiga gol yang dicetak Albert Gudmundsson dan satu gol dari Arnor Smarason, berhasil membawa Islandia memenangkan pertandingan.


Tak boleh patah arang, sebagai suporter yang baik teruslah mendukung dan menonton dengan tenang.


Nasib Winger Yang Terpinggirkan Sebelumnya Diandalkan

Nama pemain sayap asal Brazil yang memperkuat PSG, Lucas Moura, dikabarkan akan segera angkat kaki menuju Liga Inggris. Sempat ada beberapa klub yang tertarik dengan jasa pemain yang gres berusia 25 tahun ini. Langkahnya untuk meninggalkan tim ibu kota Perancis tersebut karena jarang diturunkan instruktur Unai Emery. Padahal pemain ini mempunyai skill yang mumpuni untuk menyisir setiap sisi sayap pertahanan lawan.


Namun begitulah Bung persaingan skuad inti tim besar. Apa lagi tim menyerupai PSG, memang mendapat suntikan dana besar dari orang Timur Tengah, Nasser AL-Khelaifi. Otomatis dana terus mengucur untuk membeli semua pemain terbaik yang ada di muka bumi semoga sanggup mendominasi setiap kejuaraan. Mungkin Lucas merasa sudah tidak sanggup lagi bersaing, atau masuk dalam denah permainan PSG yang sekarang. Makara langkah yang terbaik diambil yakni hijrah, daripada hanya menjadi pemain penghangat kursi cadangan.


Lucas Tak Betah Menjadi Penghuni Bangku Cadangan


Nama pemain sayap asal Brazil yang memperkuat PSG Nasib Winger Yang Terpinggirkan Sebelumnya Diandalkan

Sumber : Timeincap.com


Tim yang disuntik dana besar atau istilahnya sugar daddy, niscaya simpel untuk membeli pemain. Tergantung pemain tersebut mau pindah atau tidak. Neymar dan Kylian Mbappe yakni dua pemain dengan harga paling tinggi di dunia sekarang, namun Mbappe masih dalam masa sumbangan tergantung dari AS Monaco, kalau janji tercapai maka akan jadi permain termahal kedua.


Apa lagi kondisi lini tengah yang kini dihuni oleh Di Maria, Julian Draxler dan Christopher Nkunku, makin menciptakan Lucas Moura panas. Ya, panas menduduki dingklik cadangan! Sebagai pemain yang berbakat, pindah menjadi langkah terbaik yang sanggup dilakukan Lucas. Bukannya kurang loyalitas, tapi kalau situasinya begitu terus sanggup mematikan kariernya.


Meski 16 Trophy Sudah Disumbangkan, Tak Membuat Namanya Anteng Di Skuad Utama


Nama pemain sayap asal Brazil yang memperkuat PSG Nasib Winger Yang Terpinggirkan Sebelumnya Diandalkan

Sumber : Primaradio.co


Selama 6 animo Lucas Moura berseragam PSG, total sudah ada 16 trophy yang bersarang di lemari LA Parisiens, termasuk 4 trophy Ligue 1. Sumbangsih Moura nampaknya tidak begitu berpengaruh. Mungkin juga beliau tidak dianggap sebagai salah satu pemain yang berkontribusi banyak untuk ke-16 trophy, cuma numpang menang saja. Namanya tidak bernilai menyerupai Edinson Cavani atau Javier Pastore.


Namanya tidak lagi anteng mengisi skuad utama dari Paris Saint German. Apabila iya besar lengan berkuasa besar, seharusnya namanya masih tetap berada di skuad utama. Mungkin juga instruktur Unai memang tak membidik beliau dalam denah serangannya. Tapi untuk pemain sekelas Moura harusnya sanggup mendapat daerah utama, sebab usianya masih muda belia. Masih banyak hal yang sanggup dipelajari dan dibuktikan. Siapa yang tahu kan Bung?


Melabuh Ke Liga Inggris Sepertinya Menjadi Opsi


Nama pemain sayap asal Brazil yang memperkuat PSG Nasib Winger Yang Terpinggirkan Sebelumnya Diandalkan

Sumber : Thesun.co.uk


Seperti dilansir dari media Perancis L’equipe, ia menyampaikan kalau ini sudah berakhir baginya berada di Paris. Sejak Desember tahun lalu, namanya bahkan tidak pernah muncul di starting line-up, padahal beberapa tim yang dilakoni dalam partai Ligue 1 bukan bahaya besar bagi PSG. Alhasil, ia mengutarakan keinginannya untuk berlabuh ke Liga Inggris.


Baginya Liga Inggris sangat kompetitif dan seru apabila ia ikut mencicipi atmosfir persaingannya. Pada tahun 2012 bahwasanya Sir Alex Ferguson sangat tertarik untuk mendatangkan Lucas. Tapi sayang, Lucas menentukan pinangan dari PSG. Lucas pada dikala itu masih memperkuat klub Liga Brazil, Sao Paulo. Padahal Sir Alex membuktikan kesungguhanya dengan menyampaikan kontrak kembali sebanyak tiga kali di tahun 2013. Namun tak menciptakan Lucas tergoda.


Dikabarkan Bakal Merapat Ke Manchester United Musim Ini


Nama pemain sayap asal Brazil yang memperkuat PSG Nasib Winger Yang Terpinggirkan Sebelumnya Diandalkan

Sumber : Metrouk.com


Semakin tersiar kabar bahwa Lucas Moura ingin hengkang dari klubnya, namanya kian santer dikabarkan bakal berlabuh di klub setan merah, Manchester United. Setelah mendatangkan Pogba, nampaknya United masih kurang tajam. Tim yang mempunyai warna kebesaran merah tersebut ingin menambah daya gedornya dengan mendatangkan Lucas Moura dari PSG walaupun belum ada kepastian berapa mahar yang akan ditawarkan.


Mourinho, merupakan sosok yang sangat mengaggumi winger asal Brazil ini. Hal ini juga diungkapkan oleh Wagner Ribeiro, Agen dari Lucas Moura, pada bulan September tahun 2016. Bahwa Mourinho pada dikala itu tertarik mendatangkan Lucas Moura ke Real Madrid. Itu pun kemauan dirinya, bukan sang presiden Florentino Perez. Ungkapan Wagner Ribero pada dikala itu sanggup menjadi sinyal kuat di masa sekarang. Bahwa ketika Lucas pindah, otomatis skuad utama sudah menjadi sajian utamanya di Old Trafford.


Arsenal Juga Ikut Larut Dalam Perburuan Bung


Nama pemain sayap asal Brazil yang memperkuat PSG Nasib Winger Yang Terpinggirkan Sebelumnya Diandalkan

Sumber : Independent.co.uk


Arsenal yang sedang terseok-seok di animo ini sehabis meraih hasil jelek dalam dua bulan terakhir, kembali merancang skuadnya. Apa lagi ada kemungkinan pemain-pemain emas yang dimiliki menyerupai Mesut Ozil dan Alexis Sanchez bakal pindah. Untuk meminimalisir hal tersebut, Arsene Wenger melaksanakan penawaran kepada PSG dengan membandrol Lucas Moura sebesar Rp 491 miliar.


Angka tersebut lebih mahal ketika PSG memboyongnya dari Sau Paulo di tahun 2012. Entah bagaimana kelanjutannya, yang terang Wenger sudah menaruh anjuran lewat sang agen. Wenger pun mengharapkan pemain yang telah mencetak 46 goal dari 229 penampilannya tersebut bakal pindah meskipun kontraknya masih hingga tahun depan.


 


Panasnya Menjadi Jawara Liga Inggris

Persaingan tim-tim terbaik Inggris untuk mendapat gelar juara di isu terkini 2017/2018 semakin panas. Terlebih lagi persaingannya yang terjadi hingga ke pekan-23 ini, menyajikan pertarungan dan langgar strategi yang semakin menarik. Adapun sang pemuncak klasemen, Manchester City, gres saja merengkuh kekalahan pertamanya ketika bertandang ke Anfield. Liverpool menggempur skuad Pep Guardiola dengan skor 4-3. Hasil ini menjaga asa para pengejar tahta lainya menyerupai Manchester United, Chelsea, dan juga Tottenham.


Kekalahan Manchester City tidak menciptakan mereka tergeser sebagai pemuncak klasemen. Vincent Kompany Cs masih kokoh dengan selisih 15 point dari para pesaingnya, terutama sang rival Manchester United, Liverpool dan juga Chelsea. Nampaknya, isu terkini kali ini memang susah ditebak Bung, lantaran banyak yang menyampaikan kalau Manchester City sanggup dengan mudahnya menjadi juara. Namun dengan kekalahan pertama ini bisa saja meruntuhkan mental pemain sehingga peluang City untuk kembali terpeleset dari atas sangat memungkinkan Bung. Terkecuali, Pep Guardiola sanggup membangkitkan kembali semangat para punggawanya.


Persaingan Semakin Sengit, Hingga Poinnya Pun Hanya Beda Sedikit


tim terbaik Inggris untuk mendapat gelar juara di isu terkini  Panasnya Menjadi Jawara Liga Inggris

Sumber : Bolamotion.com


Persaingan panas Liga Inggris tidak sanggup dilihat hanya pada posisi pertama dan kedua. Akan tetapi, lihatlah dari posisi pertama hingga kelima bahkan ketujuh. Perbedaan poin dengan sang pemuncak memang terlampau jauh dan sangat susah untuk diburu. Tetapi hingga ke pekan-23, Manchester United, Liverpool dan Chelsea merengkuh poin yang sama yakni 47 poin! Tak ada kata lain, selain meraih poin penuh atau kemenangan di pekan selanjutnya. Karena sekali kalah bisa bergeser ke papan bawah.


Sedangkan dua tim London lainnya, Tottenham dan Arsenal menyusul dengan 44 point dan 39 point Bung. Persaingan ke tangga juara menjadi lebih panas, bahkan rebutan lapak untuk berada di Liga Champions tahun depan juga menjadi perburuan. Karena menjadi tim penghuni Liga Champions juga sesuatu yang prestise. Bahkan, menjadi jawara Eropa menyerupai Liga Champions, lebih bernilai dari pada menjadi jawara di liga lokal. Makara persaingan menjadi juara dan mengamankan lapak untuk bisa berada di Liga Champions akan semakin sengit.


Jadwal Padat Mengganggu Perburuan Liga Inggris yang Semakin Taktis


tim terbaik Inggris untuk mendapat gelar juara di isu terkini  Panasnya Menjadi Jawara Liga Inggris

Sumber : Famousface.us


Jadwal yang padat juga dialami tim-tim Liga Inggris ketika harus menggeluti babak 16 besar Liga Champions yang akan dihelat di bulan kedua 2018. Walaupun tak semua tim, tapi dari 5 tim yang melaju ke babak 16 besar ialah nama-nama penghuni papan atas Bung. Tak pelak, pengaturan jadwal latihan, jadwal bertanding dan waktu istirahat yang proporsional harus diatur dengan baik. Terutama bagi Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham.


Melaknoi jadwal yang padat, sekaligus lawan yNG berat menjadi penghalang bagi beberapa tim-tim untuk fokus menjadi jawara. Namun, kalau bisa merengkuh dua sekaligus kenapa tidak? Otomatis setiap tim bersikukuh untuk meraih gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions, tanpa melupakan piala liga. Apa lagi bagi tim menyerupai Manchester City dan Tottenham yang belum pernah sama sekali meraih trophy tersebut. Malu Bung! Tim sekelas Notthingham Forest saja sudah dua kali mendapatkannya. Bahkan Aston Villa, sudah pernah menyicipinya pada tahun 1982.


Arsenal Dapat Terlempar Dari Perburuan Jawara Liga Inggris


tim terbaik Inggris untuk mendapat gelar juara di isu terkini  Panasnya Menjadi Jawara Liga Inggris

Sumber : Standart.uk


Dari beberapa tim yang meramaikan perburuan Liga Inggris, notabene memang langganan tiap tahunnya. Hanya nama Arsenal yang kurang begitu konsisten. Tim asuhan Arsene Wenger memang sudah menjadi materi olok-olokkan beberapa akun sosial media sepak bola. Pada pekan ini saja The Gunners gres saja kalah 2-1 dari tim peringkat 13, AFC Bournemouth.


Berada di peringkat 6 dan hanya bisa mengkoleksi 39 point, menciptakan Arsenal ketar-ketir, lantaran mereka bisa saja disalip oleh Bunrley dan Leicester City. Kalau untuk menggeser Tottenham rasanya sulit. Inkonsistensi penampilan yang ditunjukan Arsenal nampaknya belum bisa ditangani oleh instruktur yang gres saja meraih penampilan terlama dalam hal mendampingi sebuah tim di Liga Inggris, mengalahkan Sir Alex Ferguson di angka 811 laga.


Manchester City; Tak Terkejar Tapi Dapat Terjegal


tim terbaik Inggris untuk mendapat gelar juara di isu terkini  Panasnya Menjadi Jawara Liga Inggris

Sumber : Squawka.uk


Memuncaki klasemen dengan selisih 15 point dari para pesaingnya. Membuat City bergotong-royong sanggup melenggang dengan santai menjadi juara, asalkan sanggup menjaga top performa di setiap pekannya. Namun rasanya itu merupakan hal yang sulit, alasannya setiap pertandingan tim harus menargetkan kemenangan. Menelan kekalahan pertama, bisa menjadi sebuah motivasi atau juga penurunan. Sebagai tanda kalau City mulai kelelahan.


Karena pada pekan-pekan berikutnya City masih harus menghadapi beberapa lawan berat menyerupai Chelsea, Manchester United, Tottenham dan Arsenal. Tim-tim tersebut merupakan calon  lawan yang sanggup mengandaskan obsesi City untuk tetap berada di puncak. Belum lagi, beberapa tim kuda hitam yang bisa menggebrak skuad Pep Guardiola, tentu dihentikan diremehkan.


Juga Kegagalan Manchester City Mengulang Prestasi Arsene Wenger


tim terbaik Inggris untuk mendapat gelar juara di isu terkini  Panasnya Menjadi Jawara Liga Inggris

Sumber : Talksport.uk


Hampir saja Manchester City sanggup mengulangi kesuksesan dari Arsenal ketika menjuarai isu terkini 2003/2004 tanpa mengalami kekalahan satu pun di Liga Inggris. Dengan skuad yang angker kala itu, dimana terdapat Thierry Henry, Robert Pires, William Gallas, Patrick Vieira, Ashley Cole, Fredrik Ljunberg dan Dennis Bergkamp. Arsenal mengemas 90 point dari 38 pertandingan dan hanya 12 kali seri. Banyak yang beranggapan bahwa Manchester City sanggup mengulangi torehan Arsenal. Namun, Liverpool mengubur mimpi mereka dalam-dalam untuk mengikuti jejak kejayaan Arsenal. Alhasil, Arsenal di tahun tersebut dijuluki sebagai Invicible.


 


Terperosok Sang Raja Eropa, Menimbulkan Zidane Sedang Diambang Neraka

Entah apa yang terjadi dengan Real Madrid di ekspresi dominan ini, sehabis pada pertandingan kemarin meraih imbang dua kali dengan skor yang sama, yakni 2-2 kala menjamu Celta Vigo di partai lanjutan La Liga, kemudian ketika menjamu Numancia di leg kedua Copa Del Rey, yang merupakan penghuni kasta kedua Liga Spanyol. Meskipun lolos ke babak selanjutnya, tetap saja torehan dua pertandingan tersebut bukan menjadi catatan baik bagi skuad Zinedine Zidane.


Skuad Madrid ekspresi dominan ini memang menuai banyak kritikan dari banyak sekali kalangan. Madridista pun juga turut mengecam dengan raihan ekspresi dominan ini. Terlebih lagi ketika dibantai habis 0-3 oleh Barcelona, pada El Clasico jilid pertama. Tak pelak ajakan untuk menggantikan Zidane pun menggaung. Tapi tidak bagi Thiery Henry, mantan striker Barcelona. Baginya, Zidane telah melaksanakan tugasnya dengan baik lewat keberhasilannya memberi banyak gelar.


Memang itu kenyataan Bung, dari dua tahun kepemimpinanya, delapan gelar sudah diberikan untuk publik Santiago Bernabeu. Namun, merosotnya penampilan Madrid ekspresi dominan ini menciptakan publik was-was, terlebih lagi di klasemen La Liga hanya bisa bertengger di peringkat 4. Nama-nama calon pengganti Zidane pun sudah dibeberkan ibarat Carlo Ancelotti, Roberto Mancini, Laurent Blanc dan Fabio Capello. Masih diisi skuad yang tak jauh berbeda dari ekspresi dominan lalu, apa yang menciptakan Madrid terjatuh?


Nampaknya Ingin Memaksimalkan Darah Muda Selagi Potensi Masih Ada


Entah apa yang terjadi dengan Real Madrid di ekspresi dominan ini Terperosok Sang Raja Eropa, Menjadikan Zidane Sedang Diambang Neraka

Sumber : ESPN.com


Mungkin ini salah satu alasannya kenapa Madrid belum cukup stabil. Karena instruktur yang permainannya dulu pernah mengantarkan Madrid memboyong Liga Champions di tahun 2001 ini, ulet menyebarkan pemain muda yang dimiliki Real Madrid. Nama-nama ibarat Dani Ceballos, Borja Mayoral, Lucas Vazquez kerap menjadi starter dan juga pelapis.


Hal ini menciptakan Madrid masih fluktuatif dari segi penampilan. Dibanding dua tahun kemudian segi kedalaman skuad Madrid bisa dibilang cukup mumpuni. Seperti Alvaro Morata, Pepe, James Rodriguez menjadi pelapis dari Karim Benzema, Cristiano Ronaldo dan Juga Isco Alcaron. Hal tersebut mengambarkan bahwa pemain utama dan pelapis mempunyai kualitas yang sama dibanding sekarang.


Real Madrid Memang Sedang Irit, Apa Malah Pelit?


Entah apa yang terjadi dengan Real Madrid di ekspresi dominan ini Terperosok Sang Raja Eropa, Menjadikan Zidane Sedang Diambang Neraka

Sumber : ESPN.com


Real Madrid pada masa Los Galaticos jilid II belanja pemain besar-besaran ibarat mendatangkan Angel Di Maria, Ricardo Kaka, Cristiano Ronaldo, James Rodriguez, Xabi Alonso dan Karim Benzema. Dengan belanja pemain top-top tersebut menciptakan Madrid menjadi tim yang ditakutkan.  Adapun di masa sekarang, Madrid lebih ekonomis dalam belanja pemain.


Sedangkan pembelanjaan musim ini hanya mendatangkan pemain muda yang lebih banyak mengisi waktu di dingklik cadangan dibanding di lapangan. Dani Ceballos ialah pola pemain yang jarang sekali diturunkan, bahkan sempat tersiar kabar pernah langgar lisan dengan Zidane di ruang ganti alasannya ialah minimnya durasi bertanding.


Taktik Tidak Begitu Berjalan Seperti Musim Lalu


Entah apa yang terjadi dengan Real Madrid di ekspresi dominan ini Terperosok Sang Raja Eropa, Menjadikan Zidane Sedang Diambang Neraka

Sumber : ESPN.com


Untuk segi taktik di ekspresi dominan ini nampaknya tidak begitu produktif bagi Real Madrid, dibanding Barcelona yang sudah menjebloskan bola ke gawang lawan sebanyak 48, bandingkan dengan Real Madrid yang hanya 32. Jelas kalah kan Bung? Hal ini mungkin bisa dimaklumi, apa lagi Gareth Bale gres sembuh dari masa cideranya.


Adapun pola serangan yang dibangun Madrid secara taktik sangat monoton. Entah dari serangan sayap atau dari lini tengah. Karena sering kali tidak membuahkan hasil. Seperti pada laga melawan Barcelona contohnya, serangan Real Madrid hanya hingga di tengah lapangan saja. Karena berhasil dipatahkan oleh Sergio Busquets dan Ivan Rakitic. Bahkan hanya 10 serangan yang berhasil hingga berada di kotak penalti Ter Stegen.


Lihatlah Barcelona, Sebagai Rival Yang Punya La Masia Tetap Masih Belanja


Entah apa yang terjadi dengan Real Madrid di ekspresi dominan ini Terperosok Sang Raja Eropa, Menjadikan Zidane Sedang Diambang Neraka

Sumber : ESPN.com


Barcelona gres saja menyelesaikan proses transfer Coutinho dari Liverpool. Bayangkan saja, lini tengah Blaugrana telah diisi Andres Iniesta, Arda Turan, Andre Gomes, Denis Suarez, Paulinho, Sergio Roberto, Andre Gomes, dan Rafinha. Bisa dibayangkan bukan kedalaman skuadnya? Terutama di lini tengah, merupakan lini yang krusial untuk membangun pola serangan.


Sedangkan Real Madrid belum juga bergetar ketika melihat pembelanjaan ini. Karena hingga di jendela transfer ekspresi dominan cuek ini, belum ada satu pemain yang dikaitkan merapat ke Madrid. Padahal banyak pemain top yang bisa diboyong, ibarat Eden Hazard, Harry Kane atau Paulo Dybala sanggup menjadi opsi untuk pembelian separuh musim.


Apakah Ini Semua Salah Zidane Bung?


Entah apa yang terjadi dengan Real Madrid di ekspresi dominan ini Terperosok Sang Raja Eropa, Menjadikan Zidane Sedang Diambang Neraka

Sumber : ESPN.com


Lantas apakah kemorosotan penampilan ini menjadi salah Zidane? Kalau Bung beranggapan iya ataupun tidak, ya sah-sah saja. Karena banyak faktor yang menciptakan Madrid kurang garang di ekspresi dominan ini. Mungkin ini bisa dikaitkan dengan agenda full yang dilakoni Madrid ibarat bertarung di La Liga, Copa Del Ray, Liga Champions, Supecopa Espana, UEFA Super Cup dan FIFA Club World Cup selama dua tahun. Bisa jadi, hal ini yang menjadi alasan para pemain kelelahan.


Selain itu, taktik yang dijalankan Madrid selama dua tahun mungkin sudah sanggup dibaca oleh tim lawan. Dan Madrid harus bisa merevolusi taktik dan juga taktik dengan memanfaatkan pemain yang dimiliki. Kalau boleh berkaca lagi-lagi dari El Clasico, kiprah Kovacic selama diturunkan sangat tidak membantu serangan, jadinya ia hanya sibuk membantu pertahanan, bukan serangan. Karena tidak ada kreasi nan kreatif yang bisa disuguhkan olehnya.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


Sadar Nggak Sih Jikalau Ronaldo Dan Messi Itu…

Mungkin disadari atau tidak, dominasi mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dan bakat berbakat La Masia, Lionel Messi sudah 10 tahun. Kontes pesepak bola terbaik benua Eropa selalu direngkuh kedua pemain tersebut. Pada tahun ini saja, nama Ronaldo kembali keluar sebagai pemenang. Kemenangan itu sekaligus menyamai perolehan Messi, yakni sebanyak 5 kali. Kondisi ini, menciptakan nama-nama pemain lain yang berlaga di kompetisi benua biru ibarat kurang beredar. Padahal secara skill tidak terlampau jauh.


Sebut saja Sergio Ramos, yang kini bermain di posisi jantung pertahanan Real Madrid. Selain agresi menghadang lawan, pundi-pundi gol selalu diciptakannya, terutama di menit krusial. Tanpa Ramos, mungkin Madrid tak mencapai La Decima di animo 2014. Ada lagi agresi terbang kolam superman dari David De Gea, kiper yang sukses memecahkan rekor evakuasi terbanyak di Liga Inggris ketika bertandang ke Emirates, melawan Arsenal. Total 17 save dilakukannya selama 90 menit. Lalu ada nama Andreas Iniesta yang setia menyuplai umpan matang untuk lini depan Barcelona. Dan masih banyak lagi. Lantas mengapa Ronaldo dan Messi saja yang selalu berada di puncak ketenaran pemain Eropa? Padahal sepak bola yakni permainan tim kan Bung?


Katanya Gelaran Pemain Terbaik Eropa, Tapi Yang Menang Kenapa Cuma Dua?


 Kontes pesepak bola terbaik benua Eropa selalu direngkuh kedua pemain tersebut Sadar Nggak Sih Kalau Ronaldo Dan Messi Itu…

Sumber : thesefootballtimes.co


Tak hanya publik yang geram dan merasa bosan, tapi pemain profesional pun turut merasakan. Phillip Lahm salah satunya. Ia mengkritik penyelenggaraan Ballon d’Or. Menurut ia kompetisi yang pertama kali dihelat pada tahun 1956 ini, telah menjadi pemilihan untuk striker terbaik belaka, ibarat yang dilansir Sport Illustrated. Mantan bek Munchen juga menambahkan kalau Ballon d’Or sudah waktunya berubah untuk melihat ke banyak sekali posisi, alasannya yakni sepak bola yakni permainan taktik antar tim. Bukan antar pemain.


Jika ditarik garis ke belakang, nama-nama yang merengkuh pemain terbaik benua biru sangat beragam. Tak hanya diisi satu dua pemain secara terus-terusan. Bahkan dari lini belakang hingga depan juga tersajikan.  Dari nama Luis Figo, Michael Owen, Ronaldo Da Lima, Pavel Nedved, Andry Shevchenko hingga Fabio Cannavaro. Mereka yang menghiasi daftar menciptakan sepak bola mempunyai warna.


Kalau Pemain Berbakat Dibilang Next Ronaldo Dan Next Messi, Rasanya Berat Juga Ya!


 Kontes pesepak bola terbaik benua Eropa selalu direngkuh kedua pemain tersebut Sadar Nggak Sih Kalau Ronaldo Dan Messi Itu…

sumber : thesefootballtimes.co


Sebenarnya bukan cita-cita mereka untuk menyematkan namanya pada pemain gres yang potensial dan bertalenta. Namun itu pekerjaan media. Jelas saja kalau parameter pemain selalu disandingkan ke mereka berdua. Karena hegemoni permainanya acap mengundang tanya. Gerakan, skill, hingga teknik mencetak gol selalu menjadi buah bibir penggila bola.


Tolak ukur sebetulnya boleh saja. Tapi kalau disebut sebagai generasi penerus mereka berdua, rasanya utopia. Karena kerja keras mereka sulit untuk digapai pemain biasa hingga yang bertalenta. Tapi tak apa, asalkan pemain berbakat yang disebut penerusnya tak tutup karir jawaban tidak besar lengan berkuasa ibarat dirinya (Messi dan Ronaldo).


Rekor Sepak Bola Dipecahkan Dengan Mudahnya


 Kontes pesepak bola terbaik benua Eropa selalu direngkuh kedua pemain tersebut Sadar Nggak Sih Kalau Ronaldo Dan Messi Itu…

Sumber : Facebook.com/FIMD


Pernah pada satu musim, ketika menelisik isu olahraga semuanya seragam mengulas rekor yang ditorehkan mereka. Saling kejar-kejaran, dan bergantian mengisi headline. Adidaya Ronaldo dan Messi sangat sulit terlampaui. Walaupun tak semua rekor berhasil dibumbui. Seperti rekor pencetak gol tertua di Liga Champions yang dipegang Paolo Maldini dan Fransesco Totti.


Namun, Ronaldo dan Messi punya rekor yang sulit dilampui. Seperti Ronaldo yang pernah mencetak gol setiap menit. Dari menit 1 hingga 90. Begitu juga Messi yang berhasil mencetak 525 gol bersama Barcelona, berpeluang untuk menyalip rekor Gerd Muller dengan torehan yang sama selama 14 tahun membela Die Bayern. Masih banyak rekor yang mengantri untuk diselesaikan kedua pemain ini.


Dulu Aku Yang Dapat Menggusur Dominasinya, Iya Dulu!


 Kontes pesepak bola terbaik benua Eropa selalu direngkuh kedua pemain tersebut Sadar Nggak Sih Kalau Ronaldo Dan Messi Itu…

Sumber : Facebook/Kaka


Setelah mengantarkan AC Milan merajai benua Eropa dan Dunia di tahun 2007. Kaka, dengan manisnya diutus menjadi pemain terbaik benua biru di tahun yang sama. Ia  menjadi pemain keempat asal Brazil yang berhasil memenangkan gelar bergengsi tersebut, sesudah Ronaldo, Rivaldo, dan Ronaldinho. Istimewanya, 3 kandidat yang mengapit Kaka yakni Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.


Kaka menjadi pemain terakhir yang berhasil memenangkan gelar tersebut. Sebelum Ronaldo dan Messi saling salip pada satu dekade ini. Sayangnya, cedera lutut yang menggerogoti menciptakan ia tak bisa tampil maksimal. Performa terbaik yang pernah dipertontonkan kepada publik, menjadi konsumsi masa kemudian belaka.


Semoga Ada Yang Memecah Dominasinya. Kalau Nunggu Mereka Gantung Sepatu, Ya Nggak Lucu…


 Kontes pesepak bola terbaik benua Eropa selalu direngkuh kedua pemain tersebut Sadar Nggak Sih Kalau Ronaldo Dan Messi Itu…

Sumber : fanija.co


Berkarir satu generasi dengan Ronaldo dan Messi tak bisa disesali, walaupun bakat jadi tertutupi alasannya yakni didominasi Ronaldo dan Messi. Apabila berada di generasi berbeda, mungkin persaingan menjadi jawara pesepak bola Eropa bisa seru. Mengundang Bung untuk menebak, kira-kira siapa dari mereka yang menenteng piala bola emas?


Banyak bakat gres dalam sepak bola, semua terlahir lewat bakat ataupun kerja keras. Neymar Da Silva, Kylian Mbappe, dan N’golo Kante merupakan bakat yang sedang berkembang dengan menjajal ganasnya liga-liga top Eropa. Sedangkan Alen Halilovich, Marcus Rashford dan Martin Odegaard masih mengasah kemampuan untuk siap bersaing dengan pendatang gres lainnya. Ronaldo yakni bukti sebuah kerja keras, sedangkan Messi terbentuk alasannya yakni dianugerahi bakat. Begitulah celoteh nitizen, tapi apakah iya Bung?