Atenx Katros, Tolong-Menolong Modifikator Atau Youtuber?

Posted by Ganas003 on 22.19 in

Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak. Menyebut nama youtuber di Indonesia juga tak sedikit. Tapi jika yang berprofesi sebagai modifikator tapi juga dikenal sebagai youtuber? Rasanya masih sedikit.


Dari yang hanya sedikit jumlahnya itu, Atenx Katros sanggup dibilang salah satu yang paling mentereng. Bahkan jika dirunut sanggup dibilang Atenx lewat rumah modifikasi Katros Garage merupakan salah satu yang pertama menyatukan sosial media dan urusan bengkel.


Pria berjulukan orisinil Andi Akbar ini secara mulus memaparkan urusan teknis di bengkel menjadi sebuah tontonan menarik. Apalagi Atenx selalu mengawali agresi modifikasinya dengan sebuah gambar design. Langkah yang belum banyak ditempuh modifikator lain ini, terbukti ampuh menarik minat penikmat youtube.


Walhasil, channel youtube dengan akun Atenx Katros kini menjadi acuan para penggila modifikasi khususnya pemikiran Kustom Kulture. Akun instagram katrosgarage juga sudah menyerap lebih dari 30 ribu pengikut. Tapi sebetulnya apa alasan Atenx menentukan merekam kegiatan dirinya dan bengkel serta mengunggahnya ke sosial media? Kami mencari jawabannya dengan berbincang bersama Atenx.


Bisa diceritakan bagaimana Katros Garage bermula?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Lucu bersama-sama alasannya ialah dulu Katros itu blog, malah bukan bengkel. Membuat blog alasannya ialah Gue intinya memang suka kisah dan juga menulis. Kenapa menentukan soal otomotif alasannya ialah hobi gue memang soal otomotif sedari kecil.


Karena bahagia menulis malah sempat juga menjadi jurnalis di sebuah media otomotif. Tapi media tempat gue kerja dulu sebagai jurnalis, liputannya wacana motor-motor baru. Kaprikornus motor-motor di bawah tahun 2000-an nggak sanggup masuk ke media itu. Sementara gue hobi dengan motor modifikasi jaman dulu yang dikenal dengan istilah Kustom Kulture.


Itu kenapa kesudahannya gue bikin blog sendiri dengan nama The Katros, untuk menampung tulisan-tulisan yang tidak dimuat di media itu. Dari situ kemudian orang lihat dan baca, ternyata banyak dari mereka berfikiran jika The Katros itu bengkel. Mulai meminta modifikasi, membeli aksesoris dan sejenisnya.


Akhirnya sekalian saja dibentuk bengkel yang lokasinya di rumah. Dari sinilah muncul nama Katros Garage. Sebetulnya artinya garage ya garasi rumah.


Tapi kenapa menentukan nama Katros?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Nama katros itu dari kata katro (Norak). Itu alasannya ialah di tahun 2009 itu modifikasi yang paling ramai itu kan low rider dan motorsport. Sementara yang gue hobi dan mau omongin itu soal cafe racer, flattrack, tracker, mirip balik lagi ke jaman dulu.


Istilah kaya gitu kan dibilang sama orang lain “Ah motor lo katro”, “Ah modelnya katro”, alasannya ialah dulu orang masih sedikit yang kenal pemikiran itu. Nah dari hal itu gue ambil menjadi nama blog dan bengkel gue. Cuma di kata katro itu gue tambahin karakter ‘s’ jadi Katros, semoga gue nggak sendirian.. hahaha. (Dalam bahasa inggris suatu kata ditambah karakter ‘S’ menjadi majemuk-Red).


Kembali ke soal Katros Garage dan idientik dengan garasi, Katros juga sempat punya bengkel terpisah yang tidak di rumah bukan?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Iya dari tahun 2009 – 2011 gue mencoba untuk memperbesar bengkel gue dengan menyewa ruko. Dari Katros Garage namanya berevolusi jadi Katros Motorcycle hingga di awal 2016 gue mulai nggak nyaman jalanin bengkel malahan jadi lebih banyak tekanan.


Setelah gue fikir-fikir itu alasannya ialah faktor ekonomi. Dalam arti gue harus bayar kontrakan yang setahun menghabiskan 40 juta, belum lagi bayar karyawanan. Karena perputaran uang bengkel modifikasi itu dari segi bisnis nggak menguntungkan. Kalau memperbanyak orderan berarti harus memperbanyak karyawan. Dan beitu seterusnya. Di Indonesia rumah modifikasi memang belum jadi bisnis yang menguntungkan.


Dari situ gue merasa ini bukan lagi Katros yang dulu mau gue bangun, kesudahannya ada jalannya juga dikala gue sanggup tanah di tempat Bintaro ini dan ada space di samping rumah. Akhirnya gue kembalikan lagi kaya dulu menjadi Katros garage. Dengan bengkel di samping rumah.


Kalau tadi dibilang bikin bengkel modifikasi tidak mengungtungkan tapi kenapa modifikator malah menjamur?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Mungkin alasannya ialah mereka pikir lezat kali ya hahaha. Gue sendiri perjalanan gue dari awal buka bengkel mirip lari dari kenyataan. Pada masa bujangan gue mikir keren, builder, punya bengkel. Makin ke sini gue makin mikir “bengkel mah begini-gini aja emang gue mau selamanya jadi tukang”, alasannya ialah dulu gue ngelas dan ngecat motor sendiri.


Nah dari situ gue mikir hingga gue coba hire karyawan lebih banyak. Tapi nggak sanggup juga. Karena perputaran uangnya menjadi builder di Indonesia ini memang hitungannya nggak menguntungkan.


Kalau berkaca dari luar negeri banyak modifikator yang berhasil secara bisnis, kenapa di Indonesia disebut tidak menguntungkan?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Karena kultur modifikasi di Indonesia pengen cepet, murah, manis dan nggak punya karakter hanya pengen ikut-ikutan. Misalnya gini, builder itu jika di luar negri, antara builder A sama builder B niscaya nggak akan pernah berantem alasannya ialah sudah punya style masing-masing.


Misalnya yang builder A suka bikin tangki kotak-kotak jika builder yang B suka bikin tangki yang bulet-bulet. Kalau gue pengen bikin tangki yang bulet-bulet gue datengnya ke B dong, jika mahal? ya nabung. Tapi jika orang Indonesia enggak begitu. Builder itu dipukul rata ibaratnya “Tukang bikin motor” jadi nggak punya ciri khas.


Misalnya di Indonesia gue punya duit 15 juta mau custom motor. Dateng ke bengkel A, duit gue nggak cukup, pindah ke bengkel B, duit gue nggak cukup lagi, gue pindah lagi ke bengkel C, duit gue cukup. Nanti di bengkel C alasannya ialah harganya murah, gue kecewa contohnya alasannya ialah ada yang kurang. Terus gue ngomong soal bengkel C nanti yang di bengkel A niscaya nyautin “Oh emang di situ mah jelek”.


Hal mirip ini yang bikin scene modifikator motor tidak sehat. Apalagi dari segi bisnis alasannya ialah hanya dilihat dari persaingan harga saja. Sementara Katros? Ya itu balik lagi ke background gue sih, gue buka katros itu alasannya ialah hobi dan gue balikin lagi kaya dulu menjadi Katros garage. Memang gue jalanin alasannya ialah gue bahagia berdiri motor dan gue batasi sebulan hanya mengerjakan 3 motor (orderan yang masuk ke katros). Selebihnya gue nyari duit dari mana? Ya dari nama baik, juga jualan apparel.


Yang dimaksud nama baik itu apakah termasuk urusan soal sosial media?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Gue waktu 2009 buka bengkel Katros, itu nggak ada namanya vlogger. Dan dulu mana ada orang yang kepikiran sanggup kaya hanya bermodalkan sosial media instagram.


Kalau gue tahu di jaman itu instagram sanggup bikin orang kaya, ya gue nggak bakal buka bengkel. gue mendingan posting motor-motor kustom aja di Instagram, follower gue sanggup banyak. Cuma pada zaman itu gue nggak tau kan, ya pada kesudahannya gue buka bengkel.


Lagi pula jaman kini sosial media impactnya udah luas kan, sedangkan jaman dulu contohnya gue mau tahu bengkel A, ya gue tahu dari hanya dari mukut ke mulut. Nah jika kini apabila orang bilang bengkel A manis sanggup dicari tahu dari sosial medianya. Terbuka nggak si bengkel A ini di sosmed dan sanggup kelihatan “Dapurnya” mirip apa. Karena gue terbuka di sosial media mungkin orang berasa deket dan sanggup dipercaya untuk kustom motor di gue.


Sebelumnya itu orang modifikasi di gue itu alasannya ialah budget. Karena waktu itu gue nggak matok harga yang terlalu tinggi, ya sekitar 12 jutaan sudah sanggup bikin motor. Nah makin ke sini, harganya sudah makin naik mungkin alasannya ialah nama baik yang dibangun di sosial media juga. Mungkin jika kini orang nggak lihat harga lagi yang mau modifikasi motor ke gue tapi alasannya ialah gue sanggup dipercaya. Yang bengkel bukan sekedar bengkel. Kaprikornus harga sudah gak harus bersaing lagi dengan bengkel lain.


Ada Bentuk Manfaat Lain Dari Sosial Media Ke Urusan Bengkel?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Contohnya modifikasi Kawasaki W175. Kaprikornus dengan Kawasaki selain kolaborasi dibuatkan motor custom W175, bentuk bisnisnya juga termasuk dinaikan ke Vlog di youtube Katros. Mulai dari pembuatan hingga dikala dilaunching di program Kawasaki.


Contoh lainnya kolaborasi dengan TVS untuk max 125. Katros menyebarkan series sebanyak 4 episode termasuk soal inspirasi dan desainnya secara digital. Kaprikornus bukan cuma bisnis modifikasinya tapi sosial media katros juga termasuk dari deal bisnisnya.


Tadi sudah disebut soal desain secara digital, tampaknya ini jadi kelebihan Atenx Katros apa benar begitu?



Kalau dulu masa 2009 itu sedikit banget builder yang gambar dulu sebelum berdiri motor. Kalau kini sudah 50%, cuma kebanyakan mereka nggak kasih tau jika ini di design, alasannya ialah mungkin mereka fikir nggak menarik.


Tapi gue justru jika design itu di vlog gue tunjukin sebagai kelebihan gue eksklusif bukan kelebihan bengke. Bahwa gue juga sanggup digital imaging. Hal tersebut menambah nilai gue eksklusif dan bengkel juga.


Jadi jika kembali ke soal bengkel modifikasi, apa yang harus diubah untuk menciptakan pelaku bisnis ini lebih sejahtera?


Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

source: instagram/katrosgarage


Sebenarnya budaya modifikasi ini memang masif banget. Kalau mau diubah ya dari Buildernya dulu. Builder harus mempunyai karakter, bukan mirip tukang yang kita bahas barusan. Builder harus mempunyai idealis, mau hasilnya buruk atau manis alasannya ialah gue basicnya design, gue percaya sesuatu hal nggak ada yang buruk dan nggak ada yang bagus. Sekarang celana jeans robek-robek bagusnya di mana? tapi pas levis jual harganya sanggup berjuta-juta, sudut pandang jeleknya berubah jadi bagus.


Yang harus diutamakan punya ciri khas dan idealis. Dari situ lo sanggup membatasi konsumen yang masuk, apabila budgetnya nggak masuk ya tolak aja, nggak usah diambil. Seperti bengkel-bengkel gres yang mulanya kustom motor chopper, kemudian ada ajuan modifikasi motor angsa disikat juga.


Jadi jika mau diperbaikin yang pertama dari buildernya dulu untuk punya idealis. Terus jika mau berbicara menghasilkan builder-builder baru, ya yang senior-senior harus sering ngumpul untuk menunjukkan edukasi dan training kepada builder-builder yang gres bermunculan. Dengan begitu mudah-mudahan jadi lebih baik.