Pertarungan El Clasico (Memang) Sarat Gengsi, Tapi Apa Iya Masih Kompetitif?

Posted by Ganas003 on 22.19 in

Hegemoni kedua tim ini memang sarat gengsi. Apalagi gres saja Real Madrid gres memperoleh trophy antar klub terbaik di dunia. Ini menciptakan torehan mereka di piala terbaik sedunia itu menjadi sama dengan Blaugrana, yakni tiga kali menjadi jawara FIFA Club World Cup.


Berkaca dari itu memang sekilas persaingan mereka begitu kompetitif dengan saling menunjukan siapa yang terbaik di banyak sekali level. Tetapi Bung, dalam partai El Clasico sabtu nanti yang ada hanyalah sebuah gengsi kalau menang yaitu harga mati. Soal kompetitif? Nanti dulu.


Barcelona Terlalu Asik Berada Di Puncak, Sementara Madrid Hanyalah Musuh Yang Tak Kasat Mata


Hegemoni kedua tim ini memang sarat gengsi Pertarungan El Clasico (Memang) Sarat Gengsi, Tapi Apa Iya Masih Kompetitif?

Sumber : facebook.com/FIMDBIMD/


Madrid keset Barcelona! Ungkap netizen pembela Lionel Messi dkk. Sebutan yang berlebihan memang, tapi tak juga seratus persen salah. Tak perlu lah Bung jauh-jauh mengulik taktik gres mereka, atau mengintip bagaimana tugas Luis Suarez dengan Lionel Messi di lini depan dikala mengacak-ngacak tim lawan.


Cukup menoleh singkat ke arah papan klasmen. Kita pun akan menemukan sebuah jawaban. Kalau La Blaugrana sedang asik di puncak dengan torehan 42 point tanpa pernah kalah dari 16 pertandingan berturut. Pasukan  Zinedine Zidane sedang “terseok” di posisi keempat dengan perolehan 31 point. Terpaut selisih 11 point antara kedua tim menciptakan Madrid harus bekerja ekstra untuk sanggup kembali menduduki takhta tertinggi.


Penolakan Barca Memberi Penghormatan Ke Madrid Bisa Kaprikornus Bara Di Pertandingan Nanti


Hegemoni kedua tim ini memang sarat gengsi Pertarungan El Clasico (Memang) Sarat Gengsi, Tapi Apa Iya Masih Kompetitif?

Sumber : facebook.com/FIMDBIMD/


Kesuksesan Madrid memperoleh piala dunia antar klub berarti pula pelengkap jejeran trofi demam isu ini. Total Madrid sudah meraup 5 trophy. Atas prestasi ini Sang mega bintang, Cristiano Ronaldo, secara terang-terangan meminta Barcelona membentuk Guard Of Honur pada langgar El Clasico. Yakni membentuk barisan dua sisi kemudian menyambut sang pemenang masuk ke stadion dengan bertepuk tangan.


Tetapi  hal seremonial tersebut ditolak pribadi oleh administrator Barcelona, Guilermo Amor. Dengan alasan, bahwa Guard Of Honour diberikan kepada jikalau klub tersebut sama sama bersaing di satu kompetisi. Seremonial tersebut memang pernah dilakukan Xavi dan Iniesta pada demam isu 2007/2008. Kala itu Barca menunjukkan penghormatan kepada Sergio Ramos, Iker Casillas dan Raul Gonzalez. Tapi memang dikala itu Guard of Honour diberikan sebagai penghormatan kepada Madrid jawara La Liga daerah kedua tim bernanung sebelum memasuki final musim.


Meski beralasan, namun bukan lantas Madrid sanggup serta merta mendapatkan penolakan ini. Bukan tak mungkin El Clasico akan dijadikan ajang pelampiasan kekesalan mereka terhadap Barcelona.


El Clasico Masih Sarat Gengsi Karena Masih Jadi Ajang Pembuktian Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo


Hegemoni kedua tim ini memang sarat gengsi Pertarungan El Clasico (Memang) Sarat Gengsi, Tapi Apa Iya Masih Kompetitif?

Sumber : facebook.com/FIMDBIMD/


Ya tak sanggup dipungkiri lagi bung, perseteruan kedua pemain ini memanas semenjak tahun 2008 hingga dengan sekarang. Hampir satu dekade persaingan, perseteruan dan pembuktian mereka menjadi materi tontonan dan perdebatan setiap orang.


El Clasico kali ini sanggup jadi makin panas, alasannya Ronaldo gres dianugrahi Ballon D’Or. Artinya menyamai rekor messi. Kaprikornus masuk akal kalu Messi akan ngotot pamer dominasinya di tanah matador, sementara Ronaldo akan bekerja keras menunjukan dirinya pantas menyandang gelar pemain terbaik dunia tahun ini.


Memang El Clasico Partai Yang Bergengsi, Namun Partai Ini Bisa Kaprikornus Tidak Akan Menentukan Apapun


Hegemoni kedua tim ini memang sarat gengsi Pertarungan El Clasico (Memang) Sarat Gengsi, Tapi Apa Iya Masih Kompetitif?

Sumber : facebook.com/RealMadrid/


Sebagai partai yang syarat gengsi dan juga emosi. El Clasico pernah dianggap oleh sebagian orang sebagai partai penentu juara dari La Liga dan beberapa demam isu ke belakang. Dengan ucapan sesumbar, banyak yang menyampaikan secara kultus bahwa yang memenagkan El Clasico akan keuar menjadi jawara La Liga pada final musim.


Memang liga gres berjalan setengah demam isu dan belum sanggup ditentukan juaranya sedari dini. Karena masih banyak kejuatan yang sanggup saja terjadi. Sang professor lapangan tengah dari Barcelona, Andreas Iniesta, juga menyatakan hal demikian. Dilansir dari Soccerway, Iniesta menyampaikan El Clasico tidak sanggup menjadi patokan. Karena perburuan gelar akan tetap berjalan. Tapi berkaca dari selisih poin yang cukup jauh, tak juga salah kalau menyampaikan El Clasico kali ini tak bakal memilih apa-apa di final demam isu nanti.


Malah Bisa Jadi Madrid Lain Lah Yang Siap Menerkam Barcelona


Hegemoni kedua tim ini memang sarat gengsi Pertarungan El Clasico (Memang) Sarat Gengsi, Tapi Apa Iya Masih Kompetitif?

Sumber : facebook.com/AtleticodeMadrid/


Jalan panjang menuju tangga juara demam isu ini memang masih jauh. Sejauh mata memandang masih banyak hal yang memungkinkan terjadi. Bisa saja Barcelona melempem dan kemudian terseok-seok hingga final musim. Tapi yang mengancam ketat di belakang justru bukan Los Blancos.


Masih sekota tapi justru Atletico Madrid, yang berpotensi untuk menggeser Barcelona di puncak. Cuma selisih 6 poin terang tak sanggup bikin Barca tidur dengan tenang.  Bagi fans Cristiano Ronaldo Cs  hal itu lebih baik dari pada rival abadi mereka yang juara. Karena membiarkan Barcelona berpesta yaitu hal yang haram, dan begitu juga sebaliknya. Mungkin saja El Clasico nanti merupakan sumbangan tak pribadi Real Madrid untuk Atletico.