Dia Yang Pernah Mengalahkan Ronaldo Dan Messi, Sekarang Resmi Mengundurkan Diri

Posted by Ganas003 on 22.19 in ,

Dengan permainananya yang elegan dan kemampuan mendribble bola secara halus. Membuat pemain yang berparas tampan ini cukup dikenal banyak orang. Kelihaiannya dalam mengolah si kulit lingkaran sering kali menjadi bahaya bagi tim lawan.


Dia lah Ricardo Kaka, seorang pesepakbola asal Brazil yang gres saja mengumumkan resmi pensiun dari dunia yang menciptakan dirinya terkenal. Sepakbola merupakan hal yang menempel dengan dirinya. Dengan segala kerendahan hati dan perilaku religiusnya. Ia bisa mengambil hati banyak penggemar selain sebab pemainan cantiknya di lapangan hijau.


Kaka pensiun di umur 35 tahun. Merupakan usia yang tidak begitu muda lagi Bung, apalagi untuk urusan olahraga yang acap kali mengadu kekuatan dan otak selama 2×45 menit. Sebagai pemain yang pernah menyicipi manisnya di sepakbola dengan aneka macam piala. Saya rasa Kaka ialah sosok yang patut kita teladan dan kagumi. Bukan begitu bung?


Sebelum Cristiano Ronaldo Dan Lionel Messi Saling Berebutan Ballon d’Or, Kaka Adalah Orang yang Berhasil Menengahi Persaingan Mereka


Dengan permainananya yang elegan dan kemampuan mendribble bola secara halus Dia Yang Pernah Mengalahkan Ronaldo Dan Messi, Kini Resmi Mengundurkan Diri

Sumber:Facebook.com/kakak


Bung sudah bosan dengan hegemoni Ronaldo dan Messi di dunia sepakbola selama beberapa tahun belakangan? Yup, penghargaan Ballon D’or memang hanya milik kedua pemain itu sepuluh tahun ke belakang. Dan melihat dari usia serta Skill mereka yang belum menurun, nampaknya sekian tahun ke depan masih akan jadi milik Messi dan Ronaldo. 


Nah, sebelum dominasi mereka mencuat menyerupai sekarang. Kaka ialah orang terakhr yang memboyong piala pemain terbaik di benua biru. Tepatnya di tahun 2007. Kala itu ia diapit oleh Ronaldo dan Messi. Penampilannya di tahun tersebut memang baik dbanding Ronaldo dan Messi. Lihat saja lemari trophy AC Milan mulai dari piala Liga Champions, UEFA Super Cup sama FIFA Club World Cup. Itu semua berkat dirinya


Mungkin Pesepakbola Lain Bisa Hidup Glamor Dengan Kekayaanya, Sedangkan Kaka Lebih Memilih Dekat Kepada-Nya


Dengan permainananya yang elegan dan kemampuan mendribble bola secara halus Dia Yang Pernah Mengalahkan Ronaldo Dan Messi, Kini Resmi Mengundurkan Diri

Sumber:Facebook.com/kakak


Kehidupan itu memang harus erat dengan sang pencipta bung, sebab rasa yang paling dilupakan insan ialah rasa bersyukur kepada penciptanya. Kaka memang populer dengan eksklusif yang religius. Kalian pernah melihat selebrasi mengangkat kedua tangan sambil jari telunjuk di udara? atau melihat pemain membuka jerseynya dan memperlihatkan kaos bertuliskan “I Belong To Jesus” ? itu ialah Ricardo Kaka bung.


Dibalik gemerlap dunia para pemain sepakbola yang menempel dengan glamoritas dan wanita. Kaka malah menghindar dari itu semua. Seseorang sempat mempertanyakan dirinya mengapa ia masih membutuhkan Yesus padahal beliau sudah bergelimang harta dan tenar. Ia pun punya tanggapan sederhana.


“Saya membutuhkan Yesus setiap hari dalam hidup saya. Firman-Nya, Alkitab, menyampaikan bahwa tanpa Dia(Yesus), aku tidak sanggup melaksanakan apapun,” ujar Kaka ketika itu


Cedera Tak Membuatnya Menjadi Orang yang Lemah Meskipun Kondisi ini Membuatnya Putus Asa


Dengan permainananya yang elegan dan kemampuan mendribble bola secara halus Dia Yang Pernah Mengalahkan Ronaldo Dan Messi, Kini Resmi Mengundurkan Diri

Sumber: Facebook.com/kakak


Cedera ialah momok yang bakal merenggut karir bagi setiap atlit olahraga. jikalau cedera mulai menghampiri dan tak kunjung terobati, lebih baik cari pekerjaan pengganti. Dengan mobilitas permainan yang begitu tinggi dan intensitas agenda pertandingan yang padat. Wajar saja jikalau pemain bisa mengalami cidera.


Dengan segala kesuksesan yang direngkuh, pada tahun 2009 menciptakan Real Madrid kepincut mendatangkan dirinya untuk disandingkan dengan mega bintang lainya, Cristiano Ronaldo. Tapi cedera lutut yang menggrogoti menciptakan penampilan Kaka mulai melempem, tak bergairan dan kurang impresif. Sehingga berkarir di tim sekelas Madrid selama 4 tahun tidak begitu mendongkrak perfomanya, hingga pada karenanya ia pindah ke mantan timnya, AC Milan, untuk status bebas transfer.


Dokter yang menangani dirinya pun sempat berbicara, seandainya Kaka tidak mengalami cidera lutut mungkin ia masih bisa mendominasi perebutan Ballon d’Or untuk 3 atau 4 tahun lagi.


Masa Kecilnya Hampir Merenggut Mimpinya, Tapi Tuhan Berkata Lain Dengan Skenario Hidupnya


Dengan permainananya yang elegan dan kemampuan mendribble bola secara halus Dia Yang Pernah Mengalahkan Ronaldo Dan Messi, Kini Resmi Mengundurkan Diri


Sebagai eksklusif yang religius, kepercayaan kepada Tuhan sangatlah besar. Ini ialah salah satu teladan yang harus kita ambil dari pemain ini bung. Pasalnya, Kaka bisa saja tidak jadi pemain bola dan hanya duduk di bangku roda sambil mendengarkan khotbah di gereja. Kenapa? sebab ketika kecil ia hampir lumpuh akhir kecelakaan abnormal ketika ia melompat ke kolam renang. Mengalami kecelakaan tulang belakang hampir saja membuatnya lumpuh.


Tidak hanya kecelakaan pada ketika ia melompat ke kolam renang saja. Di tahun 2000 dan di usianya yang memasuki 15 tahun. Ia tampil sangat apik di perguruan Sau Paulo, namun sebab tubuhnya yang kecil menciptakan dirinya praktis terkena cidera. Sehingga dokternya menyarankan ia mengikut agenda nutrisi untuk membantu kekuatan fisiknya.


Dua kejadian itulah yang menciptakan pandangan Kaka berubah terhadap dunia, dan ia menjadi eksklusif yang taat kepada agama.


Dihormati Tiga Klub yang Berbeda Merupakan Tanda Dia Disegani


Dengan permainananya yang elegan dan kemampuan mendribble bola secara halus Dia Yang Pernah Mengalahkan Ronaldo Dan Messi, Kini Resmi Mengundurkan Diri

Sumber : Facebook/Kaka


Pada tanggal 17 Desember 2017, ia resmi mengumumkan bahwa ia akan pensiun dari dunia sepakbola lewat unggahanya di twitter. Ucapan terima kasih dari fans dan proteksi penuh terus diberikan kepada pemain yang berusia 35 tahun ini.


Mantan klub yang pernah menerima jasanya mengucapkan terima kasih menyerupai AC Milan, Sau Paulo dan Orlando City. Seperti Sau Paulo, ia mengucapkan “Saat seorang legenda berhenti bermain. Mereka tak benar-benar pensiun tapi mereka akan selalu tertulis dalam sejarah,” lewat sosial media resminya.


Seorang legenda memang tak akan terlupakan jasanya, dengan kehidupan yang religius dan sempat bertarung pesat melawan cedera lutut menciptakan Kaka tetap bangun dan tidak menyerah. Meskipun karirnya meredup dari pemain bintang serba bisa hingga jadi pemain malang yang biasa.